Rektor UMY Tak Setuju Pembubaran Nobar Film "Pesta Babi": Karya Seni Jangan Dibubarkan
Ia menilai karya film kerap menjadi ruang penyampaian pandangan terhadap persoalan sosial maupun kebijakan publik. Dalam konteks tersebut, menurutnya, perbedaan sudut pandang semestinya dapat disikapi melalui diskusi dan kajian, bukan melalui tindakan pembubaran.
Menurutnya, pemerintah juga perlu melihat karya semacam itu sebagai bagian dari dinamika masyarakat dalam menyampaikan perspektif dan pengalaman sosial.
Ia menilai terdapat kelompok masyarakat tertentu yang mungkin memiliki pengalaman berbeda terhadap proses pembangunan maupun perubahan sosial yang terjadi di daerahnya.
"Film merupakan salah satu medium kritik sosial, kritik terhadap kebijakan, maupun realitas sosial yang disampaikan melalui seni," katanya.
Terkait kemungkinan pemutaran film tersebut di lingkungan kampus, Achmad Nurmandi menyebut hingga saat ini belum ada pihak yang mengajukan agenda nobar di lingkungan UMY.
Editor : Joko Piroso