Aliansi Mahasiswa Ngawi Serukan Reshuffle Pejabat Tak Kompenten dan Tarik Militer Kembali ke Barak
NGAWI, iNewsSragen.id - Aliansi Mahasiswa Ngawi yang terdiri dari organisasi mahasiswa PMII, GMNI, IMM dan serikat BEM Ngawi menggelar demo untuk mengkritisi kebijakaan pemerintah pusat dan daerah dalam tema Indonesia Carut Marut, Ngawi Mawut di Kantor Pemkab Ngawi dan Gedung DPRD Ngawi, Kamis, ( 25/6/2026).
Aksi ini mengusung 11 isu yang terbagi dalam dua klaster yaitu isu nasional dan isu lokal. Isu nasional diantaranya meliputi kenaikan harga BBM dan bahan pokok, evaluasi total program strategi nasional MBG dan KDMP, reshuffle pejabat yang tidak kompeten, militerisme dan RUU Perampasan Aset.
Sedangkan isu lokal berkisar tentang kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, perluasan lahan produktif dan reklamasi bekas tambang galian C.
"Semua isu yang tertuang dalam berkas tuntutan ini telah kami sampaikan kepada eksekutif yang diterima oleh Wakil Bupati Ngawi dan legislatif yang juga diterima oleh Ketua DPRD Ngawi, " kata Ketua PMII Cabang Ngawi, Asep Samsul Rijza dalam keterangan kepada media.
"Tuntutan dan aspirasi ini merupakan hasil konsolidasi kita tentang isu nasional terutama evaluasi total tentang MBG dan KDMP serta pemborosan APBN yang cukup besar," lanjutnya.
Editor : Joko Piroso