Dua Direktur BUMD Baru di Sragen Dituntut Dongkrak PAD dan Hidupkan Bisnis Perusahaan
Menurut Hargiyanto, kedua direktur tersebut menggantikan pelaksana tugas (Plt) sebelumnya. Mereka diharapkan segera mendorong peningkatan performa masing-masing perusahaan.
Perumda Bengkel Terpadu, misalnya, dituntut mengoptimalkan kembali unit-unit usaha yang dimiliki agar dapat memberikan kontribusi lebih besar.
Sementara Perumda Percetakan dan Penerbitan didorong beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat. Hargiyanto menilai perubahan tren ke arah digital menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis percetakan konvensional.
Kebutuhan terhadap produk cetak seperti undangan, misalnya, kini sebagian telah bergeser ke bentuk digital. Karena itu, perusahaan daerah tersebut dituntut mencari inovasi dan peluang usaha baru agar tetap kompetitif.
Penataan BUMD Sragen Berlanjut
Meski dua direktur baru telah ditetapkan, Pemkab Sragen masih melanjutkan proses penataan sejumlah jabatan strategis di lingkungan BUMD.
Pemkab menargetkan proses pengisian jabatan yang masih kosong dapat diselesaikan tahun ini. Namun, proses tersebut tetap harus melalui sejumlah tahapan dan koordinasi dengan instansi terkait.
“Secepat-cepatnya. Mudah-mudahan tahun ini selesai karena ada tahapan-tahapan ke OJK dan Kemendagri,” jelas Hargiyanto.
Editor : Joko Piroso