Muhammadiyah dan Vatikan Sepakat Bentuk Koalisi Lintas Agama Hentikan “Perang Ekonomi” Dunia

Trisna Purwoko
Delegasi UMY bertemu Kardinal George Jacob Koovakad di Vatikan, Roma, membahas kerja sama lintas agama untuk mendorong perdamaian dunia dan menghentikan “perang ekonomi”.Foto:iNews/Trisna P

Pertemuan tersebut juga dihadiri Rev. Fr. Markus Solo, S.V.D., Sekretaris Dicastery for Interreligious Dialogue asal Flores, Indonesia. Kehadiran Markus Solo dinilai memiliki peran penting sebagai penghubung komunikasi karena memahami konteks sosial dan keagamaan di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut konkret, Muhammadiyah dan Vatikan sepakat membentuk tim perumus dari pihak Muhammadiyah yang terdiri dari lima orang. Tim tersebut akan menyusun Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar kerja sama lintas negara.

Dokumen kerja sama itu nantinya menjadi payung berbagai program internasional yang mengacu pada Deklarasi Istiqlal 2024 dengan fokus utama pada agenda humanisasi dan pendidikan.

Sekretaris Universitas UMY, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., menilai kerja sama ini menjadi langkah bersejarah karena disebut sebagai bentuk hubungan formal pertama antara Negara Vatikan dengan organisasi Islam di Indonesia.

“Ini merupakan bentuk kerja sama formal antara Negara Vatikan dan organisasi Islam Muhammadiyah. Mungkin ini menjadi kerja sama pertama antara sebuah negara dengan institusi ormas Islam,” kata Bachtiar.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network