Ia menjelaskan, pengurangan produksi tidak dapat dilakukan secara drastis karena juga berkaitan dengan proses giling tebu milik petani. Menurutnya, penyesuaian harus dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan dampak terhadap petani maupun target produksi daerah.
Dengan musim giling yang masih berlangsung hingga Oktober 2026, warga berharap komitmen pengurangan produksi, percepatan pemasangan filter, serta pengelolaan limbah dapat segera direalisasikan sehingga dampak terhadap kesehatan dan lingkungan dapat diminimalkan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
