SRAGEN, iNewsSragen.id - Video kericuhan dalam sebuah acara hajatan di Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, viral di media sosial. Polisi memastikan tidak ada pengeroyokan terhadap pembawa acara (MC) seperti narasi yang beredar.
Kericuhan tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Potongan video kejadian kemudian diunggah akun Instagram @iks_infokarisidenansolo dan mendapat perhatian warganet.
Dalam video yang beredar, sejumlah penonton terlihat terlibat keributan di sekitar panggung. MC sempat terlihat dikejar sejumlah orang, sementara sebuah kursi plastik berwarna hijau tampak dilempar ke arah pemain drum.
Warga dan tamu yang berada di lokasi kemudian berupaya meredam keributan agar situasi tidak semakin meluas.
Kapolsek Ngrampal Iptu Tri Ediyanto membenarkan adanya keributan dalam acara tersebut. Namun, ia membantah informasi yang menyebut MC menjadi korban pengeroyokan hingga pingsan.
"Terkait dengan munculnya video yang temanya MC dikeroyok sampai pingsan, bahwasanya kami dari Polsek Ngrampal langsung melakukan langkah-langkah klarifikasi kepada pihak terkait," kata Iptu Tri Ediyanto.
Menurutnya, klarifikasi yang dilakukan petugas, termasuk melalui Bhabinkamtibmas, memastikan kondisi MC dalam keadaan sehat. Polisi juga menyebut tidak menemukan keterangan bahwa MC mengalami pengeroyokan.
"MC dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Dirinya tidak merasa dikeroyok. Cuma diamankan dari suasana desak-desakan (oyok-oyokan) oleh Bhabinkamtibmas setempat. Jadi tidak ada pengeroyokan dan tidak ada yang pingsan," ujarnya.
Polisi juga menindaklanjuti aksi pelemparan kursi plastik ke arah panggung. Menurut Kapolsek, pihak yang melakukan pelemparan telah diklarifikasi dan menyadari perbuatannya.
" Kami sudah klarifikasi kepada pelempar kursi. Mereka menyadari kesalahannya dan meminta maaf karena khilaf di bawah pengaruh miras. Dari pihak MC pun tidak merasa keberatan dan sampai sekarang tidak ada aduan resmi," jelasnya.
Iptu Tri mengatakan persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Hingga proses klarifikasi dilakukan, situasi di lokasi dipastikan aman dan kondusif.
Meski demikian, kepolisian mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban saat menggelar acara yang melibatkan banyak orang.
"Kami imbau kepada seluruh warga masyarakat, mari sama-sama menjaga keamanan agar wilayah tetap kondusif. Ketika ada hajatan, mohon kesadaran dari semua pihak untuk menjaga diri dan tidak melakukan hal serupa agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.
Polsek Ngrampal juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Harkamtibmas, terutama dalam setiap kegiatan hajatan atau keramaian, sehingga acara dapat berlangsung aman dan tidak menimbulkan gangguan keamanan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
