SRAGEN, iNewsSragen.id – Dealer Bajaj pertama di Sragen resmi dibuka. Kehadirannya diharapkan menjadi alternatif transportasi sekaligus membuka peluang usaha dan kemitraan bagi warga.
Asisten II Pemkab Sragen, Tugiyono, yang mewakili pemerintah daerah, menyambut positif hadirnya Bajaj di Bumi Sukowati. Namun, ia mengingatkan agar seluruh perizinan dan ketentuan operasional dipenuhi sebelum kendaraan tersebut beroperasi secara luas.
“Harapannya ini bisa mewarnai transportasi di Sragen. Cocok untuk ke pasar dan kebutuhan lainnya. Trayeknya juga perlu ditentukan sebagai antisipasi agar tidak menimbulkan protes di lapangan,” ujar Tugiyono.
Menurutnya, pengaturan trayek menjadi salah satu hal penting agar kehadiran moda transportasi baru tersebut tidak menimbulkan persoalan dengan pelaku transportasi yang sudah beroperasi.
Terkait tarif, Tugiyono menyebut tarif Bajaj di Sragen diharapkan berada pada posisi yang kompetitif. Tarif tersebut diproyeksikan berada di antara layanan ojek dan taksi daring.
Dealer Bajaj Buka Peluang Usaha
Owner PT Bajaj Makmur Sejahtera atau Dealer Bajaj Sragen, Antonius Pamungkas, mengatakan pembukaan dealer tidak sekadar ditujukan untuk penjualan kendaraan.
Menurutnya, dealer tersebut juga diharapkan menjadi pintu bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan Bajaj sebagai kendaraan usaha maupun aset produktif.
“Kami ingin dealer ini bukan hanya tempat membeli kendaraan, tetapi juga menjadi pintu bagi masyarakat mengenal peluang yang bisa dikembangkan bersama Bajaj dan Maxride. Sragen memiliki potensi pasar besar, dan kami siap memberikan pelayanan serta pendampingan bagi masyarakat yang ingin memiliki Bajaj untuk usaha maupun aset produktif,” kata Antonius.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
