SRAGEN, iNewsSragen.id — DPC PDI Perjuangan (PDIP) Sragen melakukan penataan administrasi organisasi dan pendataan kader hingga tingkat akar rumput. Seluruh jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sragen dikumpulkan di kantor DPC PDIP Sragen, Minggu (4/10/2026) sore.
Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan struktur organisasi sekaligus mempersiapkan administrasi kader menghadapi dinamika politik dan Pemilu 2029.
Ketua DPC PDIP Sragen Untung Wibowo Sukawati mengatakan pembenahan administrasi menjadi fokus utama sebelum melakukan penataan personel di lapangan. Menurut dia, data organisasi yang tertib diperlukan agar struktur partai di setiap tingkatan dapat terdata dengan baik.
"Kerapian administrasi dan personel menjadi kunci kemenangan PDIP ke depan. Kerapian administrasi diutamakan, baru kemudian merapikan personelnya," ujar Bowo.
Bowo, mengatakan pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari PAC, ranting hingga anak ranting. Jumlah pengurus dan kader yang didata disebut hampir mencapai 5.000 orang.
Ia menekankan setiap data kader tidak cukup hanya mencantumkan nama. Data juga dilengkapi nomor telepon, alamat atau domisili, foto diri, serta Kartu Tanda Anggota (KTA).
"Kami ingin semuanya benar-benar terdata by name dan by address, lengkap dengan nomor telepon serta data pendukung lainnya," katanya.
Menurut Bowo, pembenahan administrasi tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap kebutuhan verifikasi data organisasi di kemudian hari. Salah satunya untuk menghindari adanya data ganda dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Selain pendataan kader, sistem yang diterapkan partai disebut memungkinkan pengurus pusat melakukan pemantauan terhadap sejumlah aktivitas organisasi di daerah.
"DPP bisa melakukan pengecekan secara acak. Di DPP ada Situation Room, semuanya terpantau melalui sistem," ujar Bowo.
Ia mengatakan pemantauan tersebut mencakup sejumlah indikator kegiatan, mulai dari perkembangan media sosial hingga pelaksanaan kegiatan sosial yang dilakukan struktur partai.
"Mulai dari grafik media sosial, progres kegiatan sosial seperti pengobatan gratis apakah berjalan atau tidak, hingga deteksi dini kader yang terdaftar ganda, semuanya bisa diketahui secara pasti lewat sistem tersebut," jelasnya.
Bagi DPC PDIP Sragen, pembenahan administrasi tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal yang dilakukan hingga struktur paling bawah. Data PAC, ranting, dan anak ranting diharapkan dapat tersusun secara lebih rapi dan mudah diperbarui.
Penataan struktur dan administrasi tersebut juga ditempatkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029. Namun, berbagai target politik partai merupakan agenda internal PDIP dan pelaksanaannya tetap mengikuti tahapan serta ketentuan penyelenggaraan pemilu.
Sebelumnya, Untung Wibowo Sukawati kembali dipercaya memimpin DPC PDIP Sragen untuk periode 2025-2030.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
