Kasus Rokok Tanpa Cukai di Sragen Dilimpahkan ke Jaksa, Kerugian Negara Ditaksir Rp774 Juta

Joko Piroso
Polres Sragen menunjukan barang bukti kasus dugaan peredaran rokok tanpa pita cukai kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sragen. Foto: Istimewa.

SRAGEN, iNewsSragen.id – Polres Sragen menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan peredaran rokok tanpa pita cukai kepada JPU Kejari Sragen, Senin (2/11/2026). Penyerahan Tahap II dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21.

Penyerahan oleh Unit II Satreskrim Polres Sragen itu berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan proses tersebut, penanganan perkara berlanjut ke tahap penuntutan.

Dalam perkara ini, penyidik mengamankan rokok berbagai merek yang diduga diedarkan tanpa dilengkapi pita cukai. Barang bukti tersebut ditemukan di dua lokasi, yakni Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, dan Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung.

Berdasarkan hasil penyidikan, barang bukti antara lain berupa 400 ball rokok merek SB (Sumber Baru). Setiap ball berisi 2.000 batang, sehingga jumlahnya mencapai 800.000 batang. Polisi juga menyita 150 slop rokok SB serta rokok berbagai merek lain, di antaranya Goa, Smart, Ballver, Angker, Alif BAA, Marbol, Max, dan Canyon.

Selain rokok, penyidik mengamankan satu truk boks Isuzu dan satu Daihatsu Luxio. Barang bukti lainnya meliputi telepon genggam, buku tabungan, serta dokumen transaksi keuangan yang disebut berkaitan dengan penyidikan.

Nilai kerugian negara dalam perkara tersebut ditaksir mencapai Rp774.092.000. Angka itu masih merupakan taksiran dalam proses penanganan perkara.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network