Keraton Surakarta Hidupkan Tradisi Lewat Pertunjukan Wayang Kulit dan Tari Klasik

Nanang SN
Pertunjukkan wayang kulit di Bangsal Smarakata Keraton Surakarta Hadiningrat.Foto: Istimewa

Merawat Tari Klasik dan Regenerasi Penari

Selain wayang kulit, Keraton Surakarta juga menjaga keberlangsungan seni tari klasik melalui kegiatan latihan bersama.

Pada Sabtu (7/11/2026), para penari mengikuti latihan Tari Serimpi Anglir Mendung dan Bedhaya Pangkur. Kegiatan ini melibatkan penari baru maupun mereka yang telah lama berkecimpung dalam lingkungan seni keraton.

Gusti Moeng menjelaskan, latihan bersama diperlukan untuk menjaga kemampuan penari dalam mengingat, memahami, dan mengasah kembali ragam gerak tari tradisional.

Selain menjadi ruang pembelajaran dan regenerasi, latihan tersebut juga membantu menjaga kebugaran para penari agar tetap aktif menjalankan kegiatan berkesenian.

Keberadaan latihan rutin menjadi salah satu cara mempertahankan warisan tari klasik agar tidak berhenti sebagai dokumentasi sejarah, tetapi terus dipraktikkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Wayang Kulit Digelar Setiap Minggu

Keraton Surakarta menjadwalkan pertunjukan wayang kulit setiap Minggu sepanjang November 2026 di Bangsal Smarakata. Seluruh pementasan dimulai pukul 12.30 WIB.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network