Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hampir Tiap Hari Listrik Padam, Warga Pengkok Sragen Minta PLN Segera Berbenah
Advertisement . Scroll to see content

Soal Wacana Pembangunan PLTS di Area Kedungombo: Petani Karamba Tekankan Kejelasan Site Plan

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:15 WIB
  • author Sugiyanto
Soal Wacana Pembangunan PLTS di Area Kedungombo: Petani Karamba Tekankan Kejelasan Site Plan
Pertemuan konsultasi atas rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Terapung di area Waduk Kedungombo (WKO). (Foto: iNews/Sugiyanto).

SRAGEN, iNewsSragen.id - Adanya wacana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di area Waduk Kedungombo masih menuai protes warga. Pembangunan PLTS Terapung ini nantinya dapat memasok daya tenaga listrik sebesar 100 Megawatt.

Untuk merealisasikan proyek ini, anak perusahaan PT PLN (Persero) yakni PT Indonesia Power pun menggelar pertemuan konsultasi bersama masyarakat sekitar. Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada warga yang memiliki mata pencaharian di area WKO. Selasa (11/2/2025).

PLTS ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), dibangun mencakup di 3 wilayah yakni Kabupaten Sragen, Boyolali dan Grobogan. Namun wilayah terbesar berada di Kabupaten Sragen.

Warga menyinggung dampak atas pembangunan PLTS. Harapan warga, hadirnya PLTS Terapung di area WKO ini tidak akan berdampak pada mata pencaharian warga yang berprofesi sebagai petani karamba.

Kekhawatiran warga ini sangat beralasan, warga mengungkapkan, sirkulasi ekonomi di bidang perikanan yang telah berjalan selama ini mencapai Rp1,9 triliun setiap tahunnya. Warga cenderung takut jika karamba tempat untuk membudidaya ikan akan tergusur tanpa ada solusi yang baik.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut