Kasus Kematian Siswa SMP di Sragen, Keluarga Desak Pelaku Ditahan dan Evaluasi Pengawasan Sekolah
Keluarga juga mengkritik penanganan awal terhadap korban yang dinilai lamban dan tidak memadai. Korban sempat dibawa ke kelas dan UKS sebelum akhirnya dirujuk ke puskesmas dengan sepeda motor.
“Penanganan awal sangat krusial. Ini menyangkut nyawa anak. Mengapa tidak ada fasilitas transportasi yang lebih layak?” kata Asri.
Kasus ini rencananya tidak berhenti di ranah pidana. Keluarga korban akan mengadukannya ke DPRD Sragen untuk mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan sekolah dan peran Dinas Pendidikan.
Mereka bahkan mengungkap, insiden ini bukan yang pertama terjadi di sekolah tersebut. Sebelumnya, kasus siswa bolos berujung kematian karena tenggelam juga sempat terjadi.
“Harus ada evaluasi serius. Jika terbukti lalai, guru dan kepala sekolah harus diberi sanksi tegas, termasuk kemungkinan mutasi,” tegasnya.
Keluarga korban menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Ini kehilangan besar bagi keluarga. Kami tidak ingin kasus ini dianggap sepele,” imbuh Asri.
Editor : Joko Piroso