Heboh Warung Mi Babi di Sukoharjo, Ratusan Warga Turun ke Jalan Tuntut Izin Dicabut

Nanang SN
Aksi jalan kaki warga Sudimoro sambil membentangkan spanduk penolakan keberadaan warung mi babi di wilayahnya.Foto:iNews/ Nanang SN

Menurutnya, warga bukan menolak keberadaan usaha kuliner, melainkan menolak menu non halal yang dijual di lingkungan mereka.

“Kami tidak ingin menutup usahanya. Silakan usaha di wilayah kami, tapi jangan menjual menu non halal. Kalau halal, kami terbuka untuk siapa saja,” tegasnya.

Bandowi juga mengaku telah diperlihatkan dokumen pemberitahuan terkait tindak lanjut dari pemerintah daerah. Meski demikian, ia belum bersedia membeberkan isi dokumen tersebut ke publik.

Di tengah aksi warga yang berlangsung ramai, warung bernama Mie dan Babi Tepi Sawah tetap buka seperti biasa. Bahkan sejumlah pengunjung masih terlihat datang ke lokasi.

Pengelola warung, Jodi Sutanto, memilih tidak mempermasalahkan aksi penolakan yang dilakukan warga. Ia menyebut demonstrasi merupakan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

“Itu hak setiap warga negara untuk melakukan aksi maupun orasi. Tapi saya sebagai pengusaha juga tidak menghalangi orang datang ke tempat saya,” ujar Jodi.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network