Kapolsek Ngrampal Iptu Tri Ediyanto membenarkan adanya keributan dalam acara tersebut. Namun, ia membantah informasi yang menyebut MC menjadi korban pengeroyokan hingga pingsan.
"Terkait dengan munculnya video yang temanya MC dikeroyok sampai pingsan, bahwasanya kami dari Polsek Ngrampal langsung melakukan langkah-langkah klarifikasi kepada pihak terkait," kata Iptu Tri Ediyanto.
Menurutnya, klarifikasi yang dilakukan petugas, termasuk melalui Bhabinkamtibmas, memastikan kondisi MC dalam keadaan sehat. Polisi juga menyebut tidak menemukan keterangan bahwa MC mengalami pengeroyokan.
"MC dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Dirinya tidak merasa dikeroyok. Cuma diamankan dari suasana desak-desakan (oyok-oyokan) oleh Bhabinkamtibmas setempat. Jadi tidak ada pengeroyokan dan tidak ada yang pingsan," ujarnya.
Polisi juga menindaklanjuti aksi pelemparan kursi plastik ke arah panggung. Menurut Kapolsek, pihak yang melakukan pelemparan telah diklarifikasi dan menyadari perbuatannya.
" Kami sudah klarifikasi kepada pelempar kursi. Mereka menyadari kesalahannya dan meminta maaf karena khilaf di bawah pengaruh miras. Dari pihak MC pun tidak merasa keberatan dan sampai sekarang tidak ada aduan resmi," jelasnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
