Sebanyak 11 pasangan yang mengikuti nikah bareng tersebut berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagian pasangan bahkan dipertemukan melalui program pencarian jodoh Golek Garwo yang diselenggarakan Fortais di Sewon, Bantul.
Ketua Fortais, R. Ryan Budi Nuryanto, mengatakan antusiasme masyarakat untuk mengikuti program nikah bareng tersebut cukup tinggi. Tercatat sekitar 400 pasangan calon pengantin mendaftar.
Namun, setelah melalui proses seleksi dan mempertimbangkan sejumlah aspek, panitia menetapkan 11 pasangan untuk mengikuti nikah bareng secara gratis.
Menurut Ryan, konsep pernikahan di atas truk tangki air sengaja dipilih untuk mengangkat isu kekeringan yang saat ini dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah DIY.
Penyelenggara berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum bagi para pasangan untuk memulai kehidupan rumah tangga, tetapi juga menggugah kepedulian terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
