Dugaan Penipuan BKK Grogol, Korban Klaim Setor Rp3 Miliar tetapi 6 Sertifikat Tak Kunjung Diserahkan
Menurut Joko, pihak BKK Grogol saat itu menjanjikan proses pengambilalihan dan penyerahan sertifikat selesai dalam waktu dua hingga tiga bulan. Namun, lebih dari setahun berlalu, seluruh sertifikat tersebut belum diterimanya.
Persoalan serupa dialami PT Berkah Sembilan Permata Karanganyar. Perusahaan tersebut mengaku ditawari aset bermasalah di wilayah Keca.atanPolokarto melalui skema yang disebut sebagai lelang internal dengan nilai transaksi sekitar Rp600 juta hingga Rp650 juta.
Namun, transaksi itu kemudian bermasalah setelah BKK Grogol menggugat ahli waris pemilik aset ke pengadilan. Gugatan tersebut dinyatakan ditolak pada 20 Oktober 2026.
Kuasa hukum menilai putusan tersebut menjadi bagian penting dalam memperjelas status hukum aset dan kewajiban para pihak. PT Berkah Sembilan Permata meminta haknya atas aset yang telah dibayar atau pengembalian dana sesuai ketentuan hukum.
Johanes menilai rangkaian persoalan tersebut mengindikasikan dugaan pelanggaran prosedur operasional perbankan, maladministrasi, hingga tindak pidana penipuan.
"Praktik yang dinamakan lelang internal itu tidak dikenal dalam standar operasional perbankan di Indonesia. SOP perbankan mana pun tidak membenarkan adanya lelang internal semacam itu. Kami menduga ada unsur penipuan dan iktikad tidak baik dari pihak manajemen BKK Grogol," tegas Johanes.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
