Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Buron 3 Hari, Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembacokan Anggota Kokam di Kartasura
Advertisement . Scroll to see content

Satreskrim Polres Jepara Tetapkan Tersangka Kasus Santri Bacok Perut dan Perusakan Ponpes

Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:39 WIB
  • author Alip Sutarto
Satreskrim Polres Jepara Tetapkan Tersangka Kasus Santri Bacok Perut dan Perusakan Ponpes
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Ahmad Masdar Tohari memberikan keterangan pers kasus pembacokan maupun perusakan pondok pesantren.Foto:Alip Sutarto/Istimewa.

JEPARA, iNewsSragen.id – Satreskrim Polres Jepara, Jawa Tengah bergerak cepat menyelesaikan kasus santri bacok perut dan perusakan pondok pesantren (ponpes) di wilayah setempat. Sejumlah orang ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus yang saling terkait tersebut. 

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Ahmad Masdar Tohari mengatakan, dua santri salah satu ponpes di Kecamatan Bangsri jadi tersangka, yakni berinisial HM dan BU.

Kasus berawal ketika istri S mengaku diancam oleh santri ponpes berinisial BU menggunakan senjata tajam. S yang kebetulan saat itu bekerja di luar kota langsung pulang saat mendapatkan kabar. Sepulang dari luar kota, S langsung klarifikasi ke pondok pada hari Minggu (18/6/2023) lalu. Dia mencari santri yang bernama BU. 

“Setelah bertemu dengan BU, terjadi adu mulut tentang informasi pengancaman terhadap istrinya,” kata  Ahmad Masdar Tohari, Sabtu (24/6/2023).  S kemudian memukul BU dengan tangan kosong. Karena terbawa emosi, akhirnya BU melakukan perlawanan dengan saling dorong-mendorong dengan korban S dan dikepung sejumlah santri.

Merasa dikepung banyak orang, S berusaha melarikan diri. Namun dia tertahan pintu gerbang yang masih terkunci.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut