TPA Tanggan Sragen Sudah 90 Persen, DLH Tegaskan Tolak Sampah dari Luar Daerah
Siapkan Perluasan TPA Tanggan
Untuk mengantisipasi keterbatasan daya tampung, DLH Sragen tengah menyiapkan rencana perluasan area TPA.
“Kita sedang mempersiapkan perluasan sekitar 5.000 meter persegi untuk menambah daya tampung di TPA Tanggan,” ungkap Albert.
Selain persoalan kapasitas, DLH Sragen juga memberikan perhatian terhadap potensi kebakaran, khususnya selama musim kemarau. Salah satu langkah yang diterapkan adalah tidak lagi menggunakan metode pembuangan terbuka atau open dumping.
Di TPA Tanggan, pengelolaan dilakukan dengan sistem semi-controlled landfill. Sampah yang telah dipadatkan secara berkala kemudian ditutup menggunakan lapisan tanah.
Penutupan dilakukan secara berkala, sekitar satu hingga dua minggu sekali, sebagai bagian dari upaya mengurangi area timbunan sampah yang terbuka.
DLH Sragen juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen untuk meningkatkan pemantauan terhadap potensi titik api di kawasan TPA.
Ketersediaan sumber air di sekitar lokasi TPA juga disiapkan sebagai salah satu langkah untuk mendukung penanganan apabila terjadi kondisi darurat.
Editor : Joko Piroso