Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Blora, Warga Serbu Bantuan BBWS

Heri Purnomo
Warga Desa Purwosari, Blora, menerima bantuan air bersih di tengah krisis air akibat kemarau panjang, Sabtu (8/8/2026).Foto: iNews/Heri P

BLORA, iNewsSragen.idKemarau panjang selama sekitar tiga bulan membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami krisis air bersih. Warga Desa Purwosari, Kecamatan Blora, menjadi salah satu kelompok yang terdampak dan kini bergantung pada bantuan distribusi air.

Sejak Juni, warga Purwosari mulai kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian warga harus mencari air dari sumur di kawasan persawahan yang lokasinya cukup jauh dari permukiman.

Warga lainnya memilih membeli air bersih. Untuk satu tangki berkapasitas 5.000 liter, mereka harus mengeluarkan biaya sekitar Rp150 ribu.

Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih yang didistribusikan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juana langsung disambut warga. Dalam waktu singkat, air bantuan habis dibagikan kepada masyarakat.

Sutini, warga Purwosari, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu di tengah kesulitan mendapatkan air bersih.

"Jauh jaraknya kalau mencari air, harus ke sumur yang ada di sawah-sawah. Dapat bantuan ya senang," ujar Sutini, Sabtu (8/8/2026).

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network